| Al Qaeda Bantah Berencana Lakukan Teror Saat Pelaksanaan Haji | | | |
Dubai, (Analisa)
Kelompok al Qaeda yang berbasis di Yaman, Minggu (14/11), menyangkal bahwa mereka akan melakukan aksi teror saat pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi setelah menteri negeri menyatakan hal tersebut kemungkinan terjadi.
Tepat sepekan lalu, al-Qaeda yang beroperasi di Jazirah Arab (AQAP) mengakui rencana pengiriman dua bom parsel ke Amerika Serikat (AS) yang telah menyiagakan keamanan global. Peledak tersebut ditemukan di Dubai dan Inggris sebelum kedua parsel tersebut dapat diledakkan menyusul informasi dari Arab Saudi.
"Kami menentang segala kejahatan terhadap ibadah haji. Haji merupakan pilar Islam dan kami tidak ingin untuk menumpahkan darah Muslim, dimanapun mereka berada. Mekkah merupakan tempat paling suci dari semua tempat," kata AQAP dalam pernyataannya dalam laman Internet yang biasa dipakai oleh para pejuang.
Pengumuman tersebut menyusul pernyataan pekan lalu oleh menteri dalam negeri Arab Saudi yang menyinggung al Qaeda berpotensi menyerang lebih dari dua juta Muslim yang yang akan memulai ibadah haji di Saudi Arabia hari Minggu.
Ketika ditanya apa al-Qaeda akan melakukan serangan pada ibadah haji atau memanfaatkan saat itu untuk mencoba mengirim pejuang dari Yaman memasuki wilayah kerajaan Saudi, Pangeran Nayef bin Abdulaziz mengatakan: "Kami tidak bisa mengabaikan kemungkinan tersebut tetapi kami akan siap untuk menggagalkannya."
Arab Saudi mencemaskan penyusupan dari perbatasan dengan Yaman sepanjang 1.500 kilometer dan terkenal sebagai jalur penyeludupan.
Kelompok sayap al-Qaeda cabang Yaman sebelumnya pernah mengatakan ingin menjatuhkan keluarga kerajaan Saudi. (Ant/Rtr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar